.::Selamat Datang di Situs Resmi Saifudin Madu Go::. | .::Website Personal yang berhubungan dengan Inspirasi, Edukasi dan Liputan Kegiatan::.

Selasa, 25 Februari 2014

PENANTANG ALLAH ITUPUN AKHIRNYA TEWAS


Tunjukkan si Allah itu ada dimana?! Tunjukkan pada saya, dan katakan kepada DIA, silakan ambil nyawaku sekarang… Aku sudah siap kalau toh bisa mati sekarang!”

ISLAM Bersatu Muallaf Berseru- TAK hanya berkembang pesat dakwah muslim Indonesia, sekarang foto salah satu pembenci Islam (yang sudah dalam peti jenazah) terpampang di berbagai media on-line, seluruh manusia di semua benua bisa melihat wajah kusutnya sebagai sosok mayat, dibalut jas rapi dan dicium oleh salah satu anggota keluarganya,
Beritanya : Inilah mayat seorang lelaki #Indonesia , yang beberapa hari sebelumnya, dia adalah pendebat paling ‘sok jago’ di group FB (dialog Islam vs…).


Celakanya, dia menantang dan mencela Allah dan RasulNya.
Salah satu kalimat terjeleknya adalah, “Preeeet, mana? Tunjukkan si Allah itu ada dimana?! Tunjukkan pada saya, dan katakan kepada DIA, silakan ambil nyawaku sekarang… Aku sudah siap kalau toh bisa mati sekarang!”
Subhanallah…
Tantangan itupun di aminkan muslimin dan malaikat hingga di setujui Allah المميت "Yang Maha Mematikan" akan requesnya yaitu "tantangannya terhadap Allah.
*Tanggal 7 januari yang lalu, dia tewas dan muka yang menjadi hitam kelam bak terbakar*

“Bagi siapa pun yang membenci Islam tanpa sebab, koreksi diri, jangan sampai menjadi korban media ~Knowledge is power, kan?~ Sebaiknya, pelajari perlahan-lahan tentang Islam dari orang Islam yang paham ilmu agama, bukan dari kumpulan JIL,Pluraris atau sekuler.

Ketika kalian mencela, menantang Allah Azza wa jalla, hingga kesombongan diri menguasai jiwa raga, mengerikan sekali, apalagi menghina Rasulullah Muhammad yang merupakan manusia paling sempurna akhlaqnya, *berarti anda siap dapat kejutan dan konskwensinya*
Karena adzab-Nya adalah benar, kematian adalah benar, siksa kubur adalah benar…
Kebenaran itu dicari dengan berfikir dan berakal, di imbangi dengan kebersihan hati untuk meraih Ridho Illahi.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

0 komentar:

Posting Komentar