.::Selamat Datang di Situs Resmi Saifudin Madu Go::. | .::Website Personal yang berhubungan dengan Inspirasi, Edukasi dan Liputan Kegiatan::.

Kamis, 25 Februari 2016

Pemkab Terbitkan Perbup Anti Merokok

KEBUMEN – Pemkab Kebumen akan segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur larangan merokok di kompleks perkantoran, rumah sakit hingga puskesmas serta lembaga pendidikan.

"Saya dan Bupati sudah sepakat perbup ini segera bisa dibuat dan diterbitkan untuk secepatnya disosialisasikan dan diberlakukan di perkantoran pemkab.

Apalagi, sesuai Mazab Imam Syafii merokok itu makruh dan saya sendiri mengawali setiap di kantor tidak merokok,’’ jelas Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz yang juga Ketua Tim Gerakan Antimerokok di ruang kerjanya, Gedung F, Selasa (23/2).

Menurut Wabup didampingi Asisten I Sekda Mahmud Fauzi serta Kabag Humas dan Protokol Drajat Tri Wibowo, larangan merokok itu tidak mengandung muatan politis.

Ia pun meminta agar gerakan tersebut tidak dipolitisasi. Sebab, tujuannya hanya dua, yakni meningkatkan derajat kesehatan serta mengurangi kemiskinan. Yazid menyatakan, dengan asumi satu warga mengonsumsi satu bungkus rokok seharga Rp 10.000 per hari, maka bila kebiasaan itu bisa dihilangkan sebulan menghemat Rp 300 ribu per keluarga.

Untuk mengawali gerakan antimerokok, dia meminta setiap perkantoran dan SKPD di pemkab memasang imbauan tidak merokok.

Sudah Diberlakukan
Pria yang akrab disapa Gus Yazid itu sudah mempeloporinya di Ponpes Al Huda Jetis Kutosari yang juga diasuh kakak kandungnya KH Wahib Mahfudz, memberlakukan larangan merokok.

Bahkan, di ponpes itu dibuat tata tertib internal yang ‘’mengharamkan’’ merokok. ‘’Gus Wahib yang juga rois Syuriyah PCNU Kebumen pun sejak lama tidak merokok, sehingga di Ponpes Al Huda para pengasuh dan semua santri dilarang merokok.’’ Dia memilih akan melakukan pendekatan personal kepada para tokoh NU dan kiai.

Meskipun kebiasaan merokok kental di kalangan pesantren dan warga NU, Gus Yazid optimistis melalui pendekatan langsung ke para tokoh ulama dan kiai akan diajak untuk mengurangi kebiasaan merokok demi kesehatan. Bahkan, dia akan berkoordinasi dengan Kemenag dan akan bertemu para penyuluh agama yang kerap terjun ke masyarakat.

"Saya sudah bertemu Ketua PCNU Pak Masykur Rozaq yang juga bersedia tidak merokok. Demikian pula tokoh NU Khatib PCNU pak Salim Wasdy itu juga tidak merokok,’’ tandas dia.

Wabup juga menekankan, gerakan mengurangi dan menekan konsumsi rokok itu diawali dari diri sendiri dan diterapkan dengan sikap disiplin. Para PNS dan masyarakat diimbau agar tidak merokok di sembarang tempat, namun di tempat yang disediakan.

Dia pun mengharapkan dukungan seluruh pihak guna menyukseskan gerakan antimerokok. Asisten I Sekda Mahmud Fauzi menambahkan, pihaknya telah diperintah Sekda Adi Pandoyo menyiapkan perbup dan pada awal Maret diharapkan sudah siap.

Dengan demikian segera bisa disosialiasikan dan diterapkan ke bawah, diawali dari lingkungan perkantoran dan di rumah sakit serta puskesmas hingga lembaga pendidikan sebagai zona larangan merokok. (B3-42/ suaramerdeka.com /LintasKebumen©2016)

Follow: @LintasKebumen
Blog: www.lintaskebumen.wordpress.com
Supported  by :
sponsor____________________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

0 komentar:

Posting Komentar