.::Selamat Datang di Situs Resmi Saifudin Madu Go::. | .::Website Personal yang berhubungan dengan Inspirasi, Edukasi dan Liputan Kegiatan::.

Kamis, 27 Oktober 2016

Penggunaan Fungsi Rumus IF dalam Microsoft Excel

Rumus IF merupakan salah satu fungsi paling umum yang digunakan dalam Microsoft Excel.

Fungsi IF atau yang juga bisa diartikan “jika”, digunakan untuk mengecek suatu kondisi. Apabila kondisi terpenuhi maka fungsi akan mengambil suatu nilai, dan sebaliknya apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka akan diambil nilai yang lain.

Dengan kata lain, fungsi IF disebut fungsi syarat. Jika suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi.

Bentuk Umum dari rumus IF adalah sebagai berikut:
=IF(Logical_test;[value_if_true];[value_if_false])

Keterangan :
logical test = nilai yang akan kita test
value_if_true = hasil jika test bernilai benar
value_if_false = hasil jika test bernilai salah

Sekarang kita coba aplikasikan pada kasus sebagai berikut;
Contoh dalam penggunaan if di Ms. Office Excel:
Kita akan menerapkan suatau kondisi dimana siswa yang mendapatkan nilai diatas 7 maka dinyatakan ‘LULUS’ sedangkan siswa yang mendapatkan nilai dibawah 7 maka dinyatakan ‘TIDAK LULUS’,

Maka untuk permasalahan seperti itu Anda dapat membuat rumus logika simpel seperti ini =IF(D3>70,”LULUS”,”TIDAK LULUS”) kemudia enter dan drag ke bawah sampai siswa terakhir, maka hasilnya nilai yang diatas 7 akan ketemu LULUS dan nilai dibawah 7 akan ketemu TIDAK LULUS.
#selamat_mencoba. Semoga bermanfaat.
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

0 komentar:

Posting Komentar