.::Selamat Datang di Situs Resmi Saifudin Madu Go::. | .::Website Personal yang berhubungan dengan Inspirasi, Edukasi dan Liputan Kegiatan::.

Kamis, 27 Oktober 2016

Ribuan Peserta Kirab Santri Diponegoro hebohkan kota Gombong


GOMBONG (www.saifudinmadugo.com) – Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Kebumen Barat mengadakan sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2016, salah satunya Kirab Santri Diponegoro Sabtu, (22/10).
Acara yang berlangsung meriah tersebut diberangkatkan langsung oleh Bupati Kebumen dengan ditandai pengibaran bendera start dari Halaman Masjid Nurul Huda Brangkal Klopogodo melalui rute jalan Klopogodo – Wonosigro – Sidayu – Gombong – Sangkal Putung – Sidarum  dan berakhir di Tegal Sari Sempor dengan menempuh jarak ± 10 km.
Para peserta yang mayoritas dari pelajar NU tingkat MI/MTs/SMK di empat kecamatan meliputi  Kecamatan Gombong, Sempor, Kuwarasan dan Buayan serta diikuti ribuan umat muslim itu, tumpah ruah dengan berbagai penampilan unik. Tidak ketinggalan kereta panjang atau kereta ondel, kendaraan hias dengan berbagai bentuk dan desain ornamen Islami juga turut menyemarakkan Kirab Santri Diponegoro tersebut.
Pada kesempatan itu hadir pula Rois Suriyah MWC NU Kecamatan Gombong Kyai Muntaha, KH. Hasan Masykur, Gus Muwafiq, ketua MUI Kabupaten Kebumen Kyai Nur Shodiq, Bupati Kebumen Ir. H. M. Yahya Fuad, SE. serta para sesepuh kyai lainnya dijajaran NU.
Ketika ditemui Saifudinmadugo.com disela-sela acara Ketua GP Ansor Gombong Khojin, S.Pd.I mengatakan, Acara Kirab Santri Diponegoro tersebut merupakan momen penting bagi bangsa Indonesia khususnya para pelajar atau santri dalam mengenang kembali kiprah para pejuang nasional di lingkungan Gombong atas perjuangannya melawan penjajah sekaligus untuk memperingati Hari Santri Nasional 2016.
“semoga dengan diselenggarakannya acara tersebut dapat tercipta negeri gemah ripah loh jinawi, dengan suasana yang aman dan tenteram, di bawah naungan ridha dan ampunan Allah s.w.t. baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur khususnya di daerah Kebumen” tandas Khojin.
Sementara itu Bupati Kebumen Ir. H. M. Yahya Fuad, SE. dalam sambutannya mengatakan Kirab Santri Diponegoro tidak hanya sekedar nama namun lebih ditanamkan nilai-nilai perjuangan yang ditauladankan oleh pangeran Diponegoro saat itu.
Dengan peringatan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengapresiasikan acara tersebut sebagai bentuk penghargaan eksistensi para santri khususnya yang berada di Kabupaten Kebumen. “…logikanya kalau santrinya saja dihargai apalagi kyai-nya” jelas Fuad.
Fuad juga berpesan kepada seluruh santri yang hadir dalam acara tersebut agar selalu menanamkan nilai-nilai perjuangan dalam mengisi kemerdekaan dengan cara berjuang menuntut ilmu dan semangat mengaji. Tidak sekedar ilmu agama yang harus ditekuni dan diamalkan namun juga ilmu duniapun perlu dipelajari untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat, “robbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah” imbuhnya. (SaifudinMDG)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294
Edit

0 komentar:

Posting Komentar